Charming Blog

"Belajar untuk menjadi lebih baik dari kemarin"

Welcome To Charming Blog. Dont forget to follow me. thanks !!

"Rere, ada surat nih!" teriak mama. dengan gembira, kurebut surat itu dari mama. aku tak sabar ingin membaca surat itu.

Salam Bahagia,
Re, enggak terasa sudah setengah tahun kita saling berkirim surat. aku bahagia bisa bertemu kamu! aku ingin dengar suara kamu! aku mau ketemu kamu tanggal 17 minggu depan di taman dulu jam 4 sore. aku tunggu ya ...
Revvi
Aku merebahkan tubuhku ke tempat tidur. Revvi? kuterinagt kejedian setengah taun yang lalu, saat aku sedang menangis sendirian di taman. tiba-tiba ada seorang yang menghampiriku. sepertinya dia tau kesedihanku yang waktu itu sedang patah hati.
namanya Revvi Hutama. ternyata dia juga sering pergi ke taman tersebut, jika ia sedang sedih atau punya masalah. sejak saat itu kami berjanji untuk saling berkirim surat, aku belum pernah bertemu Revvi lagi. sejak saat itu pula aku mulai suka pada Revvi


Tanggal 17 yang ku tunggu akhirnya datang juga. sejak pagi sudah ku siapkan segalanya. pakaian santai warna biru, bandana biru serta sandal biru. di tas ranselku sudah siap diary dan .. kado sapu tanggan biru muda yang akan kuhadiahkan pada Revvi. aku rasa spu tanggan itu banyak manfaatnya.
Sorenya di taman, kau mencari-cari Revvi. tetapi, kok sepi? kucari dibalik pohon besar. tapi di situ pun tak ada orang. kulihat, masih jam 4 kurang 5 menit. akhirnya aku duduk di kursi taman. 5 menit rasanya lama sekali.
hah? apa ini? ku lihat sepucuk surat tergeletak dikursi. pada amplop tertera namaku

teruntuk Rere,
kamu cantik sore ini, maafkan aku, karena selama ini bohong padamu. maaf ya, Re! aku minta tolong selesaikan novelku! tolong ambil di sini! thank's buat semua ...
Revvi
Walau merasa kecewa, kurasa surat itu aneh. dari mana Revvi tahu aku datang, padahal dia tak dtang? Tiba-tiba aku merasa ada yang menarik-narik tubuhku. Tnpa sadar aku sudah berjalan dan masuk ke lorong rumah sakit. baru sekali aku masuk ke rumah sakit itu. tapi kenapa sepertinya aku hafal lorong-lorongnya.
Sampai di depan ruang ICU, kulihat seorang wanita sedang menaggis. aku mendekatinya. tiba-tiba wanita itu menanyaiku.
"apa kamu teman Revvi?"
aku mengangguk. dengan wajah sedih, wanita itu lalu bercerita. ternyata ia adalah mama Revvi. Revvi menderita kanker otak sejak delapan bulan lalu. dan sekarang sedang menjalani masa-masa gawat di ruang ICu. saat itu juga aku kaget. delapan bulan? padahal selama enam bulan terakir, Revvi masih mengirimiku surat.
"Sejak kapan Revvi berada di dalam sana, tante?" tanya ku sambil menunjuk ruang ICU itu.
"Sejak enam bulan lalu. waktu itu, dia berbisik pada tante, ingin jalan-jalan ke taman mencari teman. tapi ketika tante menjemputnya pulang dari taman, ia tidak sadarkan diri di mobil sampai sekarang ini..."
Ku sandarkan tubuhku pada dinding. aku masih tak percaya bahwa Revvi-lah yang berada dalam ruangan itu. pantas, waktu pertama kali kami betemu wajahnya pucat sekali. akhirnya, setelah diberi izin dokter aku boleh menemui Revvi.
Di dalam ruangan, Revvi terbaring di atas ranjang. lengannya penuh dengan infus. kepalanya diperban. ia sanagt kurus. kudekatkan wajahku, lalu berbisik.........
"Revvi ini aku... Rere. aku datang buat kamu! buat tepatin janji aku!" suaraku tercekat. " Revvi, I love you!" bersamaan dengan itu kukecup keningnya.
beberapa menit kemudian, kening Revvi tampak berkeringat. kuusap denagn sapu tangan biru yang akan kuhadiahkan padanya. air mataku menetes, tak kuat ku menehanya. setelah sempat menggenggam tanganku, akhirnya Revvi pergi untuk selamanya.
Aku menemukan buku harian Revvi di dekat tempat tidurnya. segera kuambil buku itu. aneh! ketika kubuka lembar demi lembar. ternyata isinya sma dengan surat-surat serta kisah-kisahku dalam menenti surat darinya. juga ada potongan cerita yang belum selesai.
sekarang aku sudah jadi penulis muda yang terkenal. buku ceritaku juga laris. buku-buku Revvi juga sudah kuselesaikan semua buat Revvi. sebenarnya aku berharap bisa lebih dekat dengan Revvi dan sekarang aku dekat dengan kumpulan kisah kami. thank's Revvi. I love you!



mahkota snesti

2 pesan n' kesan:

HebAT... Wonderfu...
menyEntuh prasaan bngEt...

Wlopun ceritAnyA sdikit, tpi bzA terAsa di Hati...

Hebat... Wonderfull... Walopun Critanya sdikit, tpi bner" nyentuh hati...

Cerpenmu tu bzA Qmhu kirimin ke Jawa Pos pzti bakalan di punblikasikan oleh Jawa Pos...

Poskan Komentar

please coment here ...